Durian Lahung

Durian Lahung

Durian Lahung

Durian langsung atau yang mempunyai bahasa latin yaitu Durio dulcis. Masyarakat dayak memberikan nama langsung atau langsung pasang Dayak tidung dan durian bala atau Dayak kenyah terdapat di seluruh kalimantan, terutama di kawasan hutan pedalaman yaitu hutan campuran meranti dengan tipe tanah yaitu tanah liat berpasir. kondisi tempat yang baik untuk durian langsung tumbuh adalah iklim daerah tropika basah atau curah hujan ideal ada lebih dari 2000 mm per tahun dan tersebar merata sepanjang tahun. ketinggian tempat yang lebih ideal adalah 20 – 800 meter dari permukaan laut. bila ditanam pada tempat yang lebih tinggi akan terjadi penurunan kualitas berada pada tanah dengan ph netral dengan drainase baik.

Ciri Pohon Durian Lahung

Untuk penanaman pohon mangga tahun ini dengan kualitas baik kitab bibit durian bisa memilih biji yang memenuhi syarat yaitu asli dari induknya, segar dan sudah tua, tidak jujur dan tidak terserang hama dan penyakit. cara kerja memulai pembibitan adalah memilih biji yang tulen atau murni dilakukan dengan mencuci biji dahulu agar daging buah yang menempel terlepas. penyimpanan diusahakan agar tidak berkecambah atau rusak dan merusak daya tumbuhnya. proses pemasakan biji dilakukan dengan baik dengan cara diistirahatkan beberapa saat dalam kurun waktu 2 – 3 minggu sesudah diambil dari banyaknya. setelah itu biji durian langsung ditanam.

Ciri dari pohon durian lahung ini langsung yaitu pohonnya besar, tinggi, air dan daunnya sama dengan durian biasa. bunga muncul pada daun yang tua di kelopak bunga berwarna merah jambu tidak buah bulat berukuran sedang dan berduri panjang serta kulit tebal. durian ini susah dibuka sehingga harus dipotong melintang menggunakan parang daging buah tebal, kuning, sangat lembek, halus dan berlemak. teksturnya hampir sama dengan durian biasa tetapi sedikit berair. rasanya enak, manis seperti karamel dan aroma kuat atau tajam bijinya berwarna coklat, mengkilap dan terdapat satu atau dua biji beruang pohon durian jenis ini jarang ditanam karena tidak begitu disukai orang. buah durian lalu memiliki warna kulit buahnya yang merah menyala dan judulnya yang sangat panjang. jika dikawin silangkan dengan jenis di lainnya tidak menutup kemungkinan akan menghasilkan jenis kultivar unggul yang memiliki penampilan yang menarik, ukuran yang besar dan tahu yang enak namun tidak menyengat serta daging buah yang tebal dan rasanya enak sekali. ini merupakan tumbuhan dataran rendah endemik yang hanya ada di pulau kalimantan saja dan tidak ada di tempat lain di indonesia.

 

Cara Penanaman yang baik

Penanaman pohon durian langsung ini bisa menggunakan okulasi pencangkokan teknik kultur jaringan sebagai pengolahan durian secara in vitro penyimpanan biji durian dalam bang gen. Teknik okulasi pada durian lain setelah berumur 8 – 10 bulan adalah kulit batang bawah disayat, dipilih mata tunas yang berjarak 20 cm dari permukaan tanah sayatan dibuat melintang kulit dikupas ke bawah sepanjang 2 – 3 cm sehingga mirip rida kulit yang mirip lidah dipotong menjadi dua per tiga, sisipkan mata yang diambil dari pohon induk untuk batang atas di saya dibentuk perisai diantara kulit. setelah selesai dilakukan operasi dua minggu kemudian diperiksa apakah perisai mata tunas berwarna hijau atau tidak bila berwarna hijau berarti okulasi berhasil dan jika berwarna coklat berarti okulasi gagal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: