Traveling Keluar Negeri Sendiri?! Siapa Takut

Mulai sejak masih tetap kecil saya memanglah telah melancong naik pesawat seseorang diri, bahkan juga ke luar negeri sendirian, umumnya kelak Ibu juga akan menjemput di bandara maksud, argumennya agar saya mandiri. Nah, bila dahulu saya gunakan sticker label spesial (yang saya lupa tulisannya apa) & senantiasa dijagain pramugari, saat ini saya mesti jagalah sendiri dong, tidak butuh di stickerin sekali lagi, hahaha.

Pergi sendirian mungkin saja masih tetap sedikit menakutkan untuk beberapa wanita tapi buat saya bebrapa waktu seperti berikut yang jadi ‘ME time’ & saya senantiasa gunakan peluang ini untuk berjalan-jalan dahulu di kota/negara tempat pesawat saya transit. Tiap-tiap pulang ke Jepang saya senantiasa mencari pilihan kota/negara untuk transit yang berlainan agar saya dapat pergi ke tempat baru. Perjalanan Indonesia ke Okinawa lumayan panjang & melelahkan karna mesti sekian kali transit, kadang-kadang transit ke 2 negara, maklum letak Pulau Okinawa memanglah jauh karna terpisah dengan pulau paling utama Jepang. Berjalan-jalan sendirian di negara orang, menelusuri tempat baru sampai nyasar-nyasar walaupun telah buka google maps dapat menghidupkan adrenalin saya.

3 Argumen paling utama mengapa mesti coba traveling sendirian :
1. Buat yang sehari-hari repot bekerja atau kemana saja senantiasa beramai-ramai, traveling sendirian dapat jadi obat pelepas capek & capek, karna waktu berikut kita dapat memperoleh ‘Me time’ yang sebenar-benarnya karna anda betul-betul seseorang diri.

2. Bebas ikuti hasrat hati! Yup, bila pergi sendirian anda dapat bebas memastikan ingin pergi kemana, ikuti kemana kaki mengambil langkah saja, cocok salah baca panduan arah juga tidak akan ada yang geramin, hahaha. Waktu ingin makan, bebas ingin tentukan makanan apa sajakah tanpa ada takut ketahuan tidak berhasil dietnya. Waktu shopping tidak ada yang ngomelin, tapi bila tagihan CC membengkak tanggung sendiri yaaaa, hahaha.

3. Dapat melatih kekuatan diri. Traveling sendirian itu dapat melatih diri kita, dari mulai melatih kemandirian, keberanian, kesabaran, kewaspadaan sampai kekuatan menyesuaikan cepat, dan lain-lain. Saya tidak juga akan bohong, pergi sendirian tentu akan ada aza halangan yang menghambat, tak tahu itu nyasar, kehilangan suatu hal, mesti penyesuaian dengan masyarakat asli yang bahasanya kita tidak ngerti sekalipun, sampai yang paling jelek jadi korban kejahatan. Perjalanan ini betul-betul juga akan melatih diri kita untuk dapat melalui semuanya. . . . . sendirian. Takut duluan? Janganlah dong sayang, it’s really worth it to try. Bila kita berhasil melalui semuanya halangan waktu traveling seseorang diri, kita juga akan pulang ke tempat tinggal dengan perasaan senang, pikiran jadi bertambah, kekuatan diri makin terasah, jadi lebih mandiri, & bonus segudang narasi yang bila dibikin novel dapat selama sekuel Harry Potter, siapa tau pulang traveling mendadak jadi penulis gitu, hehe.

Panduan Solo Traveling
Jalan-jalan keliling bandara yaitu favorite saya, saya paling sukai photo pesawat untuk kenang-kenangan, hehe.

Masih tetap tidak berani pergi traveling ke luar negeri sendirian?

– Belajar traveling dengan pergi ke luar kota paling dekat terlebih dulu. Masa sech tidak berani menelusuri negeri sendiri? hehehe. Berjalan-jalan ke kota yang belum juga sempat kita datangin dengan naik angkutan umum itu mengasyikkan loh! Naik-turun angkot tidak butuh mikirin parkir mobil di mana? Dapat icip-icip kuliner ciri khas yang menggoda selera kita tanpa ada debat dahulu ” ingin makan di mana? ” , dapat berbelanja souvenir oleh-oleh sepanjang mungkin saja yang kita dapat tidak ada yang melototin, xixixixi.

– Telah berani pergi traveling keluar negeri sendirian? Pergilah ke negara tetangga paling dekat yang dapat ditempuh tanpa ada mesti transit. Karna kadang-kadang sistem transit/geser pesawat ini sedikit membingungkan untuk yang belum juga punya kebiasaan. Singapura atau Malaysia mungkin saja negara maksud buat yang baru belajar solo traveling, anda akan tidak terasa sendirian di sana karna ditanggung (saya jamin dech! ) anda tentu ketemu sesama warga Indonesia di sana buat rekan bercakap, hahaha. Janganlah kaget juga bila kelak ketemu tetangga atau kerabat yang sekali lagi berlibur di sana.

Panduan Perlu Solo Traveling :
1. Tidak kenal jadi tidak sayang, tidak kenal daerah jadi nyasar, hehehe. Kenali dulu daerah yang juga akan dituju, tidak ada kelirunya untuk searching mengenai obyek wisata menarik, hotel yang aman, tempat makan, tempat beli souvenir murah di google. Rutinitas saya waktu solo traveling itu meng-google hingga ke hal terdetail (umpamanya letak kamar mandi di bandara! ) , & baca-baca situs (blog) pengalaman orang waktu pergi ke maksud itu. Jadi saat tiba di tujuan untuk pertama kalinya saa telah miliki ‘gambaran’ di kepala bila letak ini di sana, tempat itu ya ada disitu, tinggal saya mencari sesuai sama apa yang telah saya saksikan di internet, walaupun kemungkinan nyasar tetaplah ada, hehehe.

2. Bawa minimum 1 gadget untuk alat komunikasi, yakinkan operator telepon yang anda gunakan dapat dipakai di negara maksud (roaming) atau paling tidak dapat untuk wifi, free wifi berada di banyak tempat, jadi anda dapat tetaplah sama-sama kontak dengan keluarga di rumah lewat chatting di sosial media (terkecuali untuk unggah photo selfie sekali lagi berjalan-jalan) *buat yang super narsis, tongsisnya janganlah kelupaan*

3. Janganlah bawa banyak barang! Packing semuanya barang anda di 1 tas ukuran tengah, dapat ransel maupun koper plus 1 tas selempang kecil untuk menaruh dompet, paspor & data perlu. Anda semakin lebih nyaman berjalan-jalan dengan bawaan yang sedikit & tidak berat. Membawa barang bawaan/tentengan sangat banyak pula ada kemungkinan barang ketinggalan karna anda juga akan kewalahan sendiri hingga lupa dengan barang yang dibawa. Ya terkecuali bila sekali lagi ada SALE besar-besaran, nenteng kantong belanjaan sejumlah apa pun sepertinya ikhlas, xixixixi. Tapi tambah baik acara ‘ngeborong’ ini cocok saat pulang saja jadi semuanya barang tinggal masuk bagasi pesawat.

4. Catat nama & nomor kontak orang yang dapat dihubungi untuk kondisi darurat di balik foto copy paspor anda, taruh di kantong baju/celana & senantiasa bawa dimanapun anda pergi sepanjang perjalanan. Ini begitu perlu untuk kondisi tidak terduga bebrapa bila anda kehilangan tas anda atau peluang terburuk berlangsung kecelakaan, karna anda pergi sendirian tidak ada rekanan yang temani. Mengapa foto copy paspor bukanlah ktp? karna paspor yaitu sinyal pengenal international, pihak keamanan di semua sisi dunia manapun semakin lebih gampang menolong kita dengan lihat paspor kita. Selembar kertas ini juga akan kurangi kemungkinan cemas waktu kita kehilangan tas yang berisi paspor asli. Inget ya, foto copy paspor di bagian lembaran photo, no paspor, & data diri kita. Di bagian belakang kertas fotokopian catat nama & nomor kontak orang yang dapat dihubungi (lengkap dengan kode negaranya) . Buat 2/3 lembar buat cadangan.

panduan traveling ke luar negeri solo traveling
Ini barang saya bawaan sepulang solo traveling, untuk oleh-oleh untuk anak saya ikhlas mendorong koper besar & menenteng banyak tas, haha.

That’s it! Banyak sech panduan yang lain, tapi sepertinya post saya telah kepanjangan dech! hahaha. Bagaimana telah tertarik untuk solo traveling atau berjalan-jalan ke Luar Negeri sendirian? ? ? Mungkin saja ada yang ingin sharing panduan solo traveling di kolom komen? atau sharing pengalaman waktu traveling sendirian? I will love to read it!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: