Sistem Pakar Untuk Deteksi Penyakit Tanaman Holtikultura Cabai Dengan Menggunakan Citra Daun

Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai lahan pertanian terbesar di Asia bahkan di dunia. Dengan  banyaknya pertanian di Indonesia menyebabkan indonesia sebagai salah satu penghasil produk pertanian yang sangat besar. Termasuk salah satunya adalah penghasil produk hortikultura yang menjadi salah satu produk terbaik di Indonesia.

Misalnya pada tanaman sayuran, bawang merah yang biasa ditanam petani berasal dari benih yang turun menurun dan tidak terjaga dengan baik sehingga dihasilkan sendiri menghasilkan di bawah 7,5 ton umbi/ha, tetapi setelah menggunakan varietas unggul yang dilepas oleh peneliti di lingkup Badan Litbang Pertanian bisa meningkat menjadi 9,6 ton umbi/ha, dan bahkan petani maju di Jawa Timur mampu menghasilkan antara 15–20 ton umbi/ha mendekati potensi produksinya .

Penanganan penyakit hortikultura sejak dini bisa lebih meningkatkan produksi hasil tanaman hortikultura. Sehingga bisa lebih meningkatkan daya saing terhadap produk import. Untuk deteksi penyakit hortikultura bisa kita lihat dari beberapa aspek yang mungkin bisa menjadikan satu indikator yang tepat ketika ingin mendeteksi penyakit pada tanaman hortikultura.

Salah satu yang bisa menjadi indikator untuk deteksi penyakit pada tanaman hortikultura adalah daun dan batang pohon tanaman hortikultikultura. Untuk beberapa penyakit yang ada, banyak yang bisa kita lihat dari perubahan daun, batang, dan sebagaian penykit akan bisa dilihat dari peruabahan warna akar tanaman hortikultura.

Seperti trips yang menyerang banyak tumbuhan hortikultura, dengan menyerang bagian daun pada tumbuhan hortikultura sehingga daun tumbuhan menjadi kriting dan menggulung. Untuk itu pperlunya deteksi dini untuk penyakit tumbuhan hortikultura tersebut.

Rumusan masalah yang akan diselesaikan berdasarkan latar belakang diatas adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana akuisisi kepakaran penyakit tanaman cabai
  2. Bagaimana mengumpulkan data citra/akuisisi data untuk tiap-tiap penyakit tanaman hortikultura cabai?
  3. Bagaimana mengidentifikasi jenis penyakit yang diderita oleh tanaman cabai tersebut?
  4. Bagaimana mengatasi penyakit yang menjangkit tanaman cabai?

Untuk itulah slah stu yang harus dilakukanuntuk dapat menggunakan sebuah citra daun diperlukn ekstraksi yang sangatbaik sehingga menampilkan citra dan yang baik yang bisa dengan mudah di analisis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: