Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet

Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet

Setiap orang yang memiliki masalah dengan kelebihan berat badan berpikir tentang cara menurunkan berat badan dengan cepat, dan sering bertanya-tanya apakah bisa menurunkan berat badan tanpa diet? Dan jawabannya adalah sangat bisa. Berikut adalah tips menurunkan berat badan tanpa diet.

1. Apa motivasi Anda?
Jika seorang pria benar-benar ingin menurunkan berat badan, ia bisa dengan mudah menjawab pertanyaan: Mengapa saya menurunkan berat badan? Mengapa saya ingin membuang berat badan begitu banyak? Cobalah untuk menemukan motif dan jawaban atas pertanyaan ini. Sekilas tampaknya sederhana, namun pada kenyataannya dalam beberapa kasus bahkan membutuhkan psikolog untuk sampai pada kebenaran itu sendiri.

2. Mengurangi asupan kalori harian
bagaimana cara mengurangi asupan kalori harian? Lebih baik lakukan secara bertahap – optimalnya 50 kalori per hari. nutrisi yang paling efektif adalah tidak kurang dari 1500-1800 kalori per hari. Dengarkan tubuh Anda, dan berpedoman pada perasaan Anda. Jika Anda merasa kelaparan, lesu, sakit kepala, kemungkinan besar menu ini sangat “miskin”, atau Anda juga telah secara drastis mengurangi jatah kalori harian anda. apabila Anda merasa normal dan kinerja tidak jatuh, berarti Anda sudah berada di langkah yang tepat.

3. Makan sembilan porsi buah dan sayuran segar sehari
Mereka kaya akan vitamin A, C dan E, mineral, karbohidrat dan serat. Mereka sangat baik untuk kesehatan Anda, dengan cepat memuaskan rasa lapar dan mereka rendah kalori. Makan buah untuk sarapan, makan siang, makan malam dan antara waktu makan.

Jeruk dan nanas adalah buah-buahan yang tak tergantikan untuk menurunkan berat badan. Lebih dari sekali terbukti bahwa jus jeruk dan pulp merupakan pembakar lemak yang sangat baik dan memungkinkan Anda untuk menurunkan berat badan tanpa mengubah preferensi selera Anda. Nanas, baik untuk sistem pencernaan dan membantu pencernaan makanan berat.

4. Jangan lupa tentang latihan fisik
Sampai saat ini, olahraga benar-benar metode yang paling efektif menurunkan berat badan. Aktivitas fisik yang intensif dapat membantu Anda tidak hanya menurunkan berat badan tetapi juga meningkatkan kesehatan Anda. Latihan ini mungkin berlari atau jalan cepat. Selain itu, menari juga memberikan efek yang baik, juga aerobik. Selama latihan ini, beban pada jantung meningkat. Cardio menyebabkan tubuh untuk menggunakan lipid (lemak) sebagai “bahan bakar”.

5. Peran penting dalam penurunan berat badan adalah air
Ini memberi kita kekuatan, membersihkan tubuh, dan mempercepat metabolisme. Pada siang hari, Anda harus minum minimal 2 liter air. Untuk menurunkan berat badan Anda perlu minum air dengan es. Para ilmuwan menghitung, jika Anda minum 2 liter air dengan es setiap hari, dalam waktu satu bulan Anda akan membakar 2000 kalori.

6. Jangan pernah melewatkan sarapan dan makan siang
Jika siang hari Anda makan secara normal, maka malam hari tidak akan merasa lapar. Anda juga harus membatasi konsumsi alkohol, karena itu merangsang nafsu makan. Makan malam harus rendah kalori.

7. Mengubah kebiasaan makan Anda
Misalnya, biasanya dua sendok gula pada teh, sekarang cobalah satu sendok saja, atau sama sekali tanpa gula. Anda tidak akan merasakan perbedaan yang besar, tetapi perubahan ini akan membantu Anda menyingkirkan beberapa kilo.

8. Mengontrol jumlah lemak yang dikonsumsi
Isinya tidak boleh melebihi 20-30 gram per hari. Untuk mempercepat proses menurunkan berat badan berlebih, makan lebih sering tetapi dalam porsi kecil.

9. Warna piring
Lho? Apa hubungannya? menurut penelitian, warna piring yang cerah seperti merah, oranye dan kuning merangsang produksi asam lambung, dan anda akan cepat merasa lapar.

10. Minum teh hijau
Teh ini mempercepat pembakaran kalori. Minumlah sekitar 5 cangkir teh hijau setiap hari tanpa gula. Teh ini harus berkualitas tinggi.

Perbedaan Syringe Pump Dan Infus Pump

Perbedaan Syringe Pump Dan Infus Pump

Pernah tidak anda mendengar istilah syringe pump atau infus pump? Pasti untuk orang awam akan terasa sangat asing sekali. Lalu sebenarnya apa itu syringe pump dan infus pump? Dan apa perbedaannya? Pada kesempatan kali ini saya akan berusaha sedikit membahasnya khusus untuk Anda, supaya tidak penasaran lagi.

Yang pertama saya mulai dari syringe pump. Syringe pump merupakan salah satu alat medis yang biasanya digunakan untuk memasukan cairan obat ke dalam tubuh pasien dengan dosis atau takaran tertentu. Waktu yang digunakan adalah per jam, jadi ketika waktu sudah selesau dan obat telah habis maka alarm-nya akan berbunyi dan secara otomatis menghentikan system pompa.

Lalu yang kedua adalah infus pump. Saya rasa begitu anda mendengar kata infus sudah langsung tahu apa sebenarnya alat ini, jadi infus pump merupakan sebuah alat medis yang digunakan untuk memasukan cairan obat atau nutrisi ke dalam tubuh pasien melalui pembuluh vena. Ada 2 pompa yang digunakan yaitu pompa yang memiliki volume besar dan pompa yang memiliki volume kecil. Untuk yang besar biasanya digunakan untuk memasukan cairan nutrisi, sedangkan yang kecil untuk obat-obatan.

Hampir disemua toko alat kesehatan banyak yang jual infus pump maupun syringe pump, kedua alat ini merupakan peralatan wajib yang harus ada disetiap tempat pelayanan kesehatan baik itu PKM, klinik maupun rumah sakit. Nah selanjutnya kita akan membahas mengenai perbedaan dari kedua alat tersebut, walaupun mungkin sekilas memiliki fungsi yang sama, namun tetap saja keduanya memiliki perbedaan, lalu apa perbedaannya?

  • Infus pump digunakan langsung untuk selang infus, sedangkan pada syringe pump obat dimasukan ke dalam suntikan baru nanti diteruskan ke tubuh pasien melalui pembuluh vena.
  • Dengan syringe pump maka tugas para tenaga medis untuk memasukan obat ke tubuh pasien menjadi lebih praktis dan efisien, kalau menggunakan infus pump sering terkendala selang yang macet atau tersumbat.
  • Infus pump hitungannya dalah tetasan permenit sehingga harus selalu dicek, sedangkan syringe pump akan berjalan secara otomatis.

Nah itu tadi beberapa perbedaan antara syringe pump dan infus pump. Intinya kedua alat ini fungsinya sama hanya berbeda cara kerjannya saja. Dengan menggunakan kedua alat tersebut maka pasien dapat menghindari konsumsi obat dalam bentuk tablet atau pil yang terkadang sering terjadi kendala saat meminumnya.

Penjelasan Pada WBS (Work Breakdown Structure)

Bahwa pada pengerjaan proyek ada beberapa tahap yang harus dilakukan untuk menyelesaikan dari awal proyek hingga proyek tersebut finish.

  • Inisiasi

Pada tahap inisiasi  ini ada penyusunan sketsa proyek yang terdiri dari pencanangan pembuatan sistem dan pemetaan kebutuhan yang digunakan untuk sistem tersebut, yang dilakukan dalam waktu 3 hari.

  • Perencanaan

Pada tahap perencanaan ini, tim proyek akan membagi menjadi 3 perencanaan pekerjaan digunakan untuk membangun sistem sehingga bisa sesuai dengan target dan berjalan secara efektif. Membuat analisis sistem, perencanaan biaya dan waktu yang digunakan untuk membangun sistem dari awal hingga selesai, dan yang terakhir adalah membuat uji efektifitas sistem apakah layak untuk dibuat atau tidak yang dilakukan dalam waktu 10hari.

  • Eksekusi

Pada bagian eksekusi ini adalah mulainya pengerjaan sistem yang sudah direncanakan, hingga sistem tersebut lahir dan bisa digunakan. Proses eksekusi ini membutuhkan waktu 25 hari yang dibagi menjadi 3 tahap yang pertama Penerapan rancangan sistem yang hendak dibuat, jadi kita bisa memilih sistem seperti apa yang akan kita terapkan dalam proyek ini, kemudian tim proyek akan melakukan pembuatan database dengan sistem desain database untuk sistem. Yang ke tiga adalah eksekusi pemrograman sistem yang berbasiskan web dengan coding (Bahasa Pemrograman PHP).

  • Controlling

Tahap controlling ini adalah proses kerja setelah melakukan eksekusi kerja pembuatan sistem. Jadi pada tahap ini adalah melakukan testing sistem yang dibuat, apakah sistem ada “Bug” atau tidak, apakah masih ada error program pada saat dirunning. Kemudian, pada tahap ini juga akan memoerbaiki sistem yang masih error dan masih banyak kurangnya, walaupun kita tahu tidak ada sistem yang 100% sempurna.

  • Penutupan

Bagian penutupan ini adalah proses running sistem yang sudah fix dan juga launching sistem yang akan dioperasikan kepada user.

Penjelasan untuk Gantt Chart

Berdasarkan WBS yang sudah dirancang maka akn muncul gantt chart yang berguna untuk menentukan durasi waktu dalam menyelesaikan proyek secara efektif agar tidak molor atau memakan banyak waktu.

  1. Start to Start

Berdasarkan gambar pada gannt chart, maka waktu mulainya proyek ini adalah ada dua tahap pembukaan pekerjaan yaitu dari inisiasi dan juga perencanaan yang masing-masing sudah terjadwal sebagai berikut ini.

Tahap awal (tanggal 17 April- 21 April)-> Bahwa karena pada rentang waktu tersebut terdapat hari libur kerja pada tanggal 17 April maka waktu kerja akan dilakukan atau dimulai pada tangga 18 April hingga tangga 21 april sehingga terhitung 3 hari.

Tahap kedua (tanggal 22 April- 5 Mei)-> Tahap ke dua sebagai awal proyek ini akan dilakukan selama 10 hari, dalam gantt chart mungkin akan terbaca 14 hari kerja, namun karena ada hari libur kerja sebanyak 4 hari, maka waktu kerja efektif adalah selama 10 hari.

Sistem Pakar Untuk Deteksi Penyakit Tanaman Holtikultura Cabai Dengan Menggunakan Citra Daun

Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai lahan pertanian terbesar di Asia bahkan di dunia. Dengan  banyaknya pertanian di Indonesia menyebabkan indonesia sebagai salah satu penghasil produk pertanian yang sangat besar. Termasuk salah satunya adalah penghasil produk hortikultura yang menjadi salah satu produk terbaik di Indonesia.

Misalnya pada tanaman sayuran, bawang merah yang biasa ditanam petani berasal dari benih yang turun menurun dan tidak terjaga dengan baik sehingga dihasilkan sendiri menghasilkan di bawah 7,5 ton umbi/ha, tetapi setelah menggunakan varietas unggul yang dilepas oleh peneliti di lingkup Badan Litbang Pertanian bisa meningkat menjadi 9,6 ton umbi/ha, dan bahkan petani maju di Jawa Timur mampu menghasilkan antara 15–20 ton umbi/ha mendekati potensi produksinya .

Penanganan penyakit hortikultura sejak dini bisa lebih meningkatkan produksi hasil tanaman hortikultura. Sehingga bisa lebih meningkatkan daya saing terhadap produk import. Untuk deteksi penyakit hortikultura bisa kita lihat dari beberapa aspek yang mungkin bisa menjadikan satu indikator yang tepat ketika ingin mendeteksi penyakit pada tanaman hortikultura.

Salah satu yang bisa menjadi indikator untuk deteksi penyakit pada tanaman hortikultura adalah daun dan batang pohon tanaman hortikultikultura. Untuk beberapa penyakit yang ada, banyak yang bisa kita lihat dari perubahan daun, batang, dan sebagaian penykit akan bisa dilihat dari peruabahan warna akar tanaman hortikultura.

Seperti trips yang menyerang banyak tumbuhan hortikultura, dengan menyerang bagian daun pada tumbuhan hortikultura sehingga daun tumbuhan menjadi kriting dan menggulung. Untuk itu pperlunya deteksi dini untuk penyakit tumbuhan hortikultura tersebut.

Rumusan masalah yang akan diselesaikan berdasarkan latar belakang diatas adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana akuisisi kepakaran penyakit tanaman cabai
  2. Bagaimana mengumpulkan data citra/akuisisi data untuk tiap-tiap penyakit tanaman hortikultura cabai?
  3. Bagaimana mengidentifikasi jenis penyakit yang diderita oleh tanaman cabai tersebut?
  4. Bagaimana mengatasi penyakit yang menjangkit tanaman cabai?

Untuk itulah slah stu yang harus dilakukanuntuk dapat menggunakan sebuah citra daun diperlukn ekstraksi yang sangatbaik sehingga menampilkan citra dan yang baik yang bisa dengan mudah di analisis.